Gak sengaja sempat chat di YM sama teman kampus, sebenarnya lagi gak mood pengen chating tapi liat statusnya “kereta anjlok, gimana ntar gw pulang?” jadi penasaran pengen ngobrol tentang moda transportasi masal yang menjadi primadona bagi sebagian besar komunitas penduduk depok & bogor.
Ngobrol ngalor – ngidul kesana kemari, trus karena udah abis topic saya gak sengaja nanya “sekarang bisnis lo apa?”, nah dari sinilah mulai menarik chattingnya. dia bilang “blom ad job”, saya bilang “loh kok? Nungguin kerjaan? Kenapa sih lo dari dulu katanya pengen bisnis tapi selalu ngarep kerjaan dari orang, bukannya ngasih orang kerjaan!”
Dari obrolan dengan temen kampus tsb, bisa ditarik benang merah (kayak opera van java ajah, hehehe..) kalo kategori bisnis itu adalah mendapatkan pekerjaan diluar pekerjaan kantor yang bisa dikerjakan untuk menambah penghasilan. Mungkin persepsi seperti ini yang menjadi salah satu faktor tingginya pencari pekerja daripada pengusaha di Indonesia.
Selain itu modal itu selalu diterjemahkan menjadi uang, padahal dalam membangun bisnis yang nyata uang itu bukan yang pertama tapi nomor kesekian. Banyak yang bilang “pengen usaha tapi belum punya modal” padahal modal yang paling utama dalam membangun suatu bisnis adalah niat, dengan niat yang sungguh-sungguh kita bisa mendatangkan modal dalam bentuk uang.
Oya sebenarnya banyak sekali para pekerja yang ingin terjun bisnis, tapi masih setengah2. Seperti yang pernah saya lakukan, karena ingin membuka bisnis yang nyata, saya mencoba memberanikan diri untuk keluar dari mindset karyawan, dari mengharapkan pekerjaan dari orang lain menjadi memberikan orang lain pekerjaan.
Karena masih coba-coba saya mengajak teman2x untuk berusaha bersama2, kemudian saya bersama teman2x mendirikan usaha Warkop alias Warung Kopi. Alhamdulillah setiap bulan saya selalu mendapatkan penghasilan tetapi penghasilan yang saya dapatkan tidak sebanding dengan biaya operasional termasuk biaya sewa tempat yang saya keluarkan.
Selama setahun membangun bisnis warkop, saya mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, diantaranya:
• Menjalankan bisnis harus serius jangan setengah2
• Menjalankan bisnis lebih baik sendiri jangan keroyokan
Ini dua point yang paling penting yang saya dapatkan, karena dalam menjalankan bisnis apapun jika kita masih tidak fokus menjalankannya maka bisnis kita tidak akan pernah bisa berkembang ataupun maju. menjalankan bisnis menuntut kita untuk bisa meluangkan waktu, pikiran dan tenaga setiap saat. Disamping itu jangan takut untuk memulai bisnis sendiri, karena jika bisnis dilakukan secara bersama2 atau keroyokan pasti suatu saat terjadi gesekan-gesekan yang bisa menimbulkan ketidak harmonisan yang mengakibatkan menurunnya produktivitas dari suatu usaha.
Jadi jika ingin memulai bisnis keluarlah dari mindset karyawan cobalah menjadi mindset entrepreneur, apapun bisnis yang akan anda mulai pastikan telah benar2x siap meluangkan waktu, pikiran, tenaga dan uang.
Jangan takut untuk memulai usaha sendiri, karena kegagalan itu hal penting yang bisa memacu untuk meraih keberhasilan.
Salam Sukses…!!!
Google AdSense Sudah Support Bahasa Indonesia
3 bulan yang lalu
